Apa itu BMI?
Body Mass Index (BMI), dalam bahasa Indonesia indeks massa tubuh (IMT), adalah ukuran sederhana yang membandingkan berat badan dengan tinggi badan. BMI dipakai di seluruh dunia sebagai alat skrining awal untuk melihat apakah berat badan orang dewasa berada dalam rentang yang umumnya dikaitkan dengan risiko kesehatan yang rendah.
BMI = berat badan (kg) ÷ (tinggi badan (m))²
Contoh: berat 70 kg dan tinggi 1,72 m. BMI = 70 ÷ (1,72 × 1,72) = 70 ÷ 2,9584 = 23,7.
Kategori BMI
Kalkulator menampilkan kategori menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk orang dewasa. Kementerian Kesehatan Indonesia memakai batas yang sedikit berbeda dalam Pedoman Gizi Seimbang (Permenkes Nomor 41 Tahun 2014), karena orang Asia cenderung memiliki risiko penyakit metabolik pada BMI yang lebih rendah.
| BMI | Kategori WHO | Klasifikasi Kemenkes |
|---|---|---|
| di bawah 17,0 | berat badan kurang | sangat kurus |
| 17,0 – 18,4 | berat badan kurang | kurus |
| 18,5 – 24,9 | berat badan normal | normal (18,5 – 25,0) |
| 25,0 – 27,0 | kelebihan berat badan | gemuk (di atas 25,0 – 27,0) |
| 27,1 – 29,9 | kelebihan berat badan | obesitas (di atas 27,0) |
| 30 ke atas | obesitas | obesitas |
Jadi BMI 26 termasuk "kelebihan berat badan" menurut WHO dan "gemuk" menurut Kemenkes, sedangkan BMI 28 sudah termasuk obesitas menurut klasifikasi Kemenkes.
Contoh perhitungan
| Berat | Tinggi | BMI | Kategori WHO | Berat normal untuk tinggi ini |
|---|---|---|---|---|
| 70 kg | 172 cm | 23,7 | berat badan normal | 54,7 – 73,7 kg |
| 55 kg | 160 cm | 21,5 | berat badan normal | 47,4 – 63,7 kg |
| 85 kg | 170 cm | 29,4 | kelebihan berat badan | 53,5 – 72,0 kg |
| 48 kg | 165 cm | 17,6 | berat badan kurang | 50,4 – 67,8 kg |
Rentang berat normal dihitung dengan BMI 18,5 dan 24,9: untuk tinggi 1,72 m, 18,5 × 2,9584 = 54,7 kg dan 24,9 × 2,9584 = 73,7 kg. Contoh ketiga, dengan BMI 29,4, termasuk kelebihan berat badan menurut WHO dan obesitas menurut klasifikasi Kemenkes.
Keterbatasan BMI
BMI tidak membedakan otot dan lemak, dan tidak menunjukkan di mana lemak tersimpan. Orang yang berotot, misalnya atlet atau pekerja fisik, bisa memiliki BMI tinggi tanpa kelebihan lemak. Sebaliknya, orang dengan BMI normal bisa memiliki banyak lemak perut, yang lebih berisiko bagi kesehatan. Karena itu lingkar pinggang sering diukur sebagai pelengkap; Kemenkes memakai batas lingkar perut lebih dari 90 cm untuk laki-laki dan lebih dari 80 cm untuk perempuan sebagai tanda obesitas sentral. Untuk perkiraan lemak tubuh, gunakan kalkulator lemak tubuh.
BMI untuk orang dewasa tidak berlaku untuk anak dan remaja di bawah 18 tahun, ibu hamil, dan lansia dengan massa otot yang sudah berkurang. Untuk anak, dokter dan posyandu memakai grafik pertumbuhan menurut umur dan jenis kelamin. BMI adalah alat skrining, bukan diagnosis. Jika Anda khawatir tentang berat badan, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.
Mengukur dengan benar
Untuk hasil yang tepat, timbang badan pada pagi hari setelah buang air dan sebelum makan, dengan pakaian ringan. Ukur tinggi tanpa alas kaki, berdiri tegak dengan tumit, punggung, dan kepala menempel ke dinding. Timbangan digital di rumah bisa berbeda satu sampai dua kilogram dari timbangan di puskesmas atau klinik, jadi pakailah timbangan yang sama setiap kali jika Anda ingin memantau perubahan.
Pertanyaan umum
Bagaimana rumus menghitung BMI?
Bagi berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter. 70 kg dan 1,72 m: 70 ÷ 2,9584 = 23,7.
Berapa BMI normal untuk orang Indonesia?
Menurut klasifikasi Kemenkes dalam Permenkes Nomor 41 Tahun 2014, BMI normal adalah 18,5 sampai 25,0. Di atas 25,0 sampai 27,0 tergolong gemuk, dan di atas 27,0 obesitas.
Berapa berat badan ideal untuk tinggi saya?
Kalkulator menampilkan rentang berat untuk BMI 18,5 sampai 24,9. Untuk tinggi 160 cm, rentangnya 47,4 sampai 63,7 kg.
Apakah BMI berlaku untuk anak?
Tidak dengan kategori orang dewasa. Untuk anak dan remaja, BMI dibandingkan dengan grafik pertumbuhan menurut umur dan jenis kelamin.
Mengapa BMI saya tinggi padahal saya berotot?
BMI hanya melihat berat dan tinggi, bukan komposisi tubuh. Otot lebih padat daripada lemak, sehingga orang berotot bisa memiliki BMI tinggi tanpa kelebihan lemak.
Terakhir diperiksa: 06/10/2026. Hasil hanya berupa perkiraan untuk informasi.